Tampilkan postingan dengan label Proposal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Proposal. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Februari 2011

PROPOSAL MAULID


PROPOSAL KEGIATAN
PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
1431 H
I. Pendahuluan
Ukhuwah islamiyah harus terus menerus dibangun dan dipelihara dimuka bumi ini sebagai penjabaran dari aplikasi aktif seluruh ummat muslim dalam menjaga kemaslahatan di dunia dan akherat.
Melalui peringatan hari besar Islam yang rutin setiap tahun dilaksanakan diharapkan dapat meningkatkan ukkhuwah Islamiyah dan tali silaturahmi serta perilaku yang sesuai dengan syariat islam diawali dari lingkungan terkecil yaitu lingkungan keluarga, masyarakat dan yang lebih luas lagi.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1431 H merupakan salah satu pengapresiasian dari kita selaku Ummat Islam untuk menjunjung tinggi Nabi kita semua sebagai suri tauladan di muka bumi ini. Hal ini baik sekali terutama sebagai pembelajaran kepada generasi penerus kita berikutnya.
Sebagai bentuk apresiasi yang bermanfaat dan patut dilestarikan kepada anak-anak kita serta masyarakat terutama yang ada dilingkungan masjid Asy Syifaa.
II. Dasar Kegiatan
1. Program yang ada di DKM Asy Syifaa 2008-2011
2. Agenda Kegiatan Tahunan dalam Peringatan Hari Besar Islam (PHBI)
3. Program kegiatan Rukun Warga (RW 07) Desa Sukatani
III. Waktu dan Tempat Kegiatan
  1. Waktu Kegiatan
Hari : Minggu
Tanggal : 07 Maret 2010
Waktu : 09.00 s/d. 11.50 BBWI
  1. Tempat Kegiatan
Masjid Asy Syifaa Sukatani Purwakarta
Perumahan Griya Abdi Negara Sukatani.

IV. Panitia Pelaksanaan Peringatan Hari Besar Islam 1431 H
1. Penanggung Jawab : Ketua DKM Asy Syifaa
2. Ketua Pelaksana : Nandang Saepudin
3. Sekretaris : Dadan Erawan
4. Bendahara : Awaludin Ramadhan
5. Humas : Heri Kuswanto
6. Koordinator Acara : Asep Saepudin
7 Koordinator Perlengkapan : Dagustian
Anggota : 1. Toni
2. Toha
8. Pembantu Umum : Ibu-ibu Majlis Ta’lim
: Para Ketua RT Di RW 07
VI. Rancangan Anggaran Biaya Kegiatan
No
Uraian
Jumlah (Rp)
Ket
1
Konsumsi @ 350 bh + 2 Tumpeng
1.950.000,-

2
Sound sistem
200.000,-

3
Spanduk
275.000,-

4
Muballig
750.000,-

5
Panggung dan Tenda
225.000,-

6
Transfort
100.000,-

7
Dokumentasi
125.000,-

8
Lain-lain
35.000,-


Jumlah
3.660.000,-

Terbilang ” Tiga Juta Enam Ratus Enam Puluh Ribu Rupiah”
VIII. Penutup
Demikian Proposal kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1431 H yang dilaksanakan di DKM Asy Syifaa Sukatani Purwakarta, semoga kegiatan ini berjalan dengan tertib dan lancar serta dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk penyempurnaan kegiatan berikutnya.
Sukatani, 03 Maret 2010
Mengetahui, Ketua Pelaksana
Ketua DKM ASY SYIFAA
M. Hilman Syukur Nandang Saepudin
Selengkapnya...

PROPOSAL DONATUR TETAP

LATAR BELAKANG

Proses Pembangunan Masjid “Nurul Falah” adalah tempat umat Islam melaksanakan shalat berjama’ah dan da’wah islamiah, karena itu Pengurus / Panitia Pembangunan Masjid “Nurul Falah” merasa perlu untuk menjaga dan meningkatkan kemakmurannya sesuai amanah jama’ah. Untuk dapat memakmurkan Masjid dan jama’ahnya dengan aktifitas yang berkualitas diperlukan dana. Secara kuantitas, umat Islam berjumlah cukup banyak sehingga merupakan potensi penyumbang dana yang baik. Apabila potensi besar ini dapat dimanfaatkan, insya Allah kebutuhan dana dalam hal Pembangunan Masjid “Nurul Falah” dapat terpenuhi.

artisipasi aktif umat Islam, khususnya Warga Kampung Cigobang Desa Tegallurung Kecamatan Cilamaya Kulon Kab.Karawang , dalam mendanai kegiatan Pembangunan Masjid Nurul Falah benar-benar sangat diharapkan. Dana tersebut juga merupakan amal shadaqah bagi penyumbangnya, insya Allah, akan mendapat pahala dari Allah subhanahu wata’ala. Dengan menjadi Donatur Tetap, berarti telah turut berjuang secara kontinyu di jalan Allah “biamwaalikum” untuk meninggikan kalimatullah dalam menda’wahkan dan mensyi’arkan Islam.

Secara umum, kalau bukan umat Islam siapa lagi yang akan mendanai perjuangan ini. Kegiatan ini pada dasarnya adalah dari umat untuk umat. Artinya dana yang diambil dari umat Islam, insya Allah, nantinya akan digunakan, khususnya, untuk pengembangan pembangunan Masjid Nurul Falah tahap ke-II.

T U J U A N

Umum : Terbinanya umat Islam yang beriman, berilmu dan
beramal shalih dalam rangka mengabdi kepada Allah SWT untuk mencapai keridlaan-Nya.
Khusus : 1. Menggali potensi umat di bidang dana.
2. Terpenuhinya kebutuhan dana untuk Pembangunan Maupun Pengembangan Masjid Nurul Falah.

T A R G E T

Adanya Donatur Tetap dalam proses pembangunan Masjid Nurul FAlah, khususnya dari Warga Kampung Cigobang Desa Tegallurung Kec.Cilamaya Kulon Kab.Karawang serta Donatur dari luar.

DONATUR DAN DANA

Donatur Tetap adalah umat Islam yang bersedia secara suka rela setiap bulan menginfaqkan sebagian hartanya di jalan Allah SWT untuk mendapatkan pahala dan ridla-Nya.

Adapun pilihan dana yang, insya Allah, akan diinfaqkan adalah sebagai berikut:
1. Sebesar Rp. 10.000,- / bulan
2. Sebesar Rp. 20.000,- / bulan
3. Sebesar Rp. 30.000,- / bulan
4. Sebesar Rp. 40.000,- / bulan
5. Sebesar Rp. 50.000,- / bulan
6. Sebesar Rp. ___________ / bulan (diisi sendiri oleh Donatur)

catatan :

  1. Donatur Tetap dapat mengundurkan diri atas permintaannya sendiri yang ditujukan kepada Pengurus / Panitia Pembangunan ”. Petugas Pengumpul akan mendatangi Donatur tiap bulan guna mengambil dana yang telah disetujui.

ORGANISASI

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus / Panitia Pembangunan Masjid Nurul Falah Bidang Dana dan Perlengkapan dengan susunan organisasi sebagai berikut :

Ketua : M. Jaenuddin Idris. Spd
Sekretaris : Rahmat Gunadi
Bendahara : Bambang K
Petugas Pengumpul : di bawah Koordinator Tingka RW. 022 dan RW. 032

WAKTU

Kegiatan ini, insya Allah, akan dimulai bulan September 2010 untuk Batas waktu yang tidak ditentukan.

KEGIATAN TANGGAL KET.

Penyusunan proposal dan administrasi 20 Juli s/d 01 Agustus ‘10 Bidang DP
Permohonan Donatur Tetap tahap awa l 02 Agst s/d 25 Agst 2010 Bidang DP
Regristerasi Donatur Tetap 25 Agst s/d 30 Agst ‘10 Petugas
Pengumpulan dana 01 Sept s/d dst. Petugas
Laporan pengumpulan dana 01 Okt s/d dst . Bidang DP

PENUTUP

Untuk melaksanakan amanah Musyawarah Jama’ah, Pengurus / Panitia Pembangunan Masjid Nurul Falah perlu dukungan baik moril maupun materiil. Khusus untuk dukungan materiil dapat diwujudkan dalam bentuk pemberian dana yang kontinyu oleh jama’ah Masjid Baabussalam dan umat Islam pada umumnya. Sehingga aktifitas yang diselenggarkan Pengurus / Panitia Pembangunan Masjid Nurul Falah dapat berkualitas dan mampu memberi hasil yang baik bagi jama’ah. Semoga kiranya Allah Subhanahu wa ta’ala senantiasa memberi rahmat, petunjuk dan kesuksesan kepada kita semua. Amin.

Selengkapnya...

CONTOH PROPOSAL PEMBANGUNAN MASJID

MUKADIMAH
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita memohon pertolongan-Nya dan ampunan serta perlindungan-Nya dari segala keburukan dan kelemahan. Barangsiapa yang diberi hidayah-NYA, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi, dan barangsiapa yang tidak mendapat hidayah, tidak ada sesuatu pula yang mampu menolongnya. Subhanallahi walhamdulillahi walaa ilaha illallah wallahu akbar. Sholawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah menyampaikan risalah-Nya, memberi nasehat dan membawa umat menuju kesempurnaan hidup lahir batin, dunia akhirat. Kita berharap termasuk umatnya yang mendapat syafa'at Beliau, nanti di Yaumil Akhir. Amin

Bersama ini kami sampaikan proposal singkat ke hadapan Bapak dan Ibu, dengan maksud sebagai media untuk menjelaskan rencana pembangunan Masjid Al-Hidayah Jl. Bambon Raya RT.02 RW.04 Beji Depok yang juga akan berfungsi sebagai pusat sarana Ibadah dan pembinaan keislaman di lingkungan masyarakat sekitar.

Tentunya kami berharap, partisipasi nyata berupa dukungan moril dan materil, sebagai salah satu waqaf, infaq dan sodaqah jariyah bagi Bapak dan Ibu. Kami berdo'a, semoga keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan dan Insya Allah Bapak dan Ibu termasuk golongan orang-orang yang sesuai dengan hadits Nabi yaitu: orang-orang yang akan dibangunkan sebuah istana di surganya Allah, karena telah membangun rumah Allah dimuka bumi ini. Amiin Yaa Rabbal'alamin.

Billahittaufiq wal hidayah
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
LATAR BELAKANG
Berangkat dari kondisi Musholla Al Hidayah saat ini yang memang sudah membutuhkan banyak perbaikkan dan tidak memadainya kondisi fisik bangunan untuk mendukung kegiatan ibadah dan pembinaan ke-Islaman masyarakat sekitar. Untuk itu panitia dengan di dukung segenap masyarakat setempat khususnya ummat Islam sepakat untuk menjadikan Musholla Al-Hidayah menjadi sebuah Masjid.

Seperti kita pahami bahwa sejak zaman Rasulullah Muhamad SAW, masjid bukan hanya tempat ibadah tetapi merupakan pusat kegiatan berdimensi luas. Ketika Rasulullah Saw dan para sahabatnya Hijrah dari Mekkah ke Madinah, beliau singgah di suatu tempat yang dikenal dengan Quba. Disinilah Rasulullah membangun sebuah mesjid yang diberi nama Mesjid Quba. Begitu juga ketika sampai di Madinah Rasulullah membangun Mesjid Nabawi. Ini semua menunjukan bahwa mesjid memiki kedudukan yang sangat penting bagi kaum muslimin.

Di zaman Rasulullah Saw, mesjid menjadi sarana untuk memperkokoh iman para sahabatnya. Disamping itu, mesjid juga digunakan sebagai sarana peribadatan dan tempat mengkaji ajaran Islam. Allah berfirman : Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah, dan Hari Kemudian, serta tetap mendirikan Shalat, menunaikan Zakat, dan tidak takut(kepada siapa pun) selain kepada Allah maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk (QS: At-Taubah: 8)

Mesjid mengajarkan kaum Muslimin banyak hal. Dalam shalat berjamaah misalnya, banyak sekali pelajaran yang bisa kita ambil. Roh Jama`i dan kebersamaan, ketaatan kepada pemimpin, tujuan hidup yang satu, kesamaan langkah dan gerak, dan masih banyak pelajaran lainya bisa kita ambil dari tempat yang suci ini.

Kebersihan juga pelajaran penting yang bisa diambil dari roh dan semangat Mesjid. Berangkat ke mesjid dalam keadaan berwudhuk dan melepas alas kaki ketika memasuki mesjid. Hal ini mengajarkan kepada setiap pribadi muslim untuk menjaga kebersihan, Setiap mereka harus memulai pekerjaan sehari-harinya dengan niat yang bersih.

Rasulullah saw menjadikan mesjid sebagai sentral ilmu pengetahuan. Dari mesjidlah Rasulullah membina masyarakat baru Madinah. Ahlu Suffah adalah mereka yang banyak mengambil manfaat dari ajaran Rasulullah. Disamping mereka tinggal dibagian belakang masjid mereka juga sangat tekun menghafal hadist-hadist Rasullah Saw. Abu Hurairah adalah salah seorang dari ratusan Ahli Shuffah yang banyak meriwayat hadis dibandingkan sahabat lainya. Tradisi menjadikan mesjid sebagai pusat ilmu pengetahuan ini diteruskan oleh para Ulama Muslimin dalam mengembangkan Risalah Islam setelah wafatnya Rasulullah Saw.

Di era modern sekarang ini kita harus mampu memerankan dan memakmurkan Mesjid. Memakmurkan Mesjid mempunyai dua pengertian. Hissi dan maknawi. Hissi berarti membangun Mesjid secara fisik, membersihkanya, melengkapi sarana wudhuk dan yang lainya. Sedangkan memakmurkan Mesjid secara Maknawi adalah meramaikan Mesjid dengan shalat berjama`ah, membaca al-quran, i`tikaf, dan ibadah lainya. Dan yang tidak kalah penting adalah menjadikan Mesjid sebagai pusat kegiatan dan pengembangan masyarakat.

Dan disamping itu kita harus bisa memposisikan mesjid sebagai wadah pemersatu kaum muslimin. Menghidupkan kembali peranan mesjid dengan segala macam aktivitas yang telah kita paparkan diatas yang telah terbukti membawa kaum muslim pada puncak peradaban besar. Wallahu a`lamu bissawab.

LANDASAN
1. Firman Allah SWT dalam surat AI Baqarah ayat 245

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan

2. Sabda Rasululla SAW

Barang siapa yang telah membangunkan sebuah masjid, yang sengaja mencari keridhaan Allah, nanti Allah buatkan pula untuknya sebuah rumah di dalam syurga (Hr Bukhari dan Muslim).

NAMA KEGIATAN
" Proyek Pembangunan Masjid Al-Hidayah "
Jl. Bambon Raya RT.02 RW.04 Beji Depok

TUJUAN
  • Sebagai tempat untuk melakukan ibadah terutama sholat berjamaah secara rutin agar kualitas sholat dapat terjaga dan meningkat.
  • Sarana untuk pencerahan dan pendidikan Agama Islam secara nonformal
  • Sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi khususnya antar warga muslim dan warga lainnya.

PANITIA PEMBANGUNAN MASJID
Terlampir

RENCANA ANGGARAN BIAYA
Terlampir

PENUTUP
Demikian proposal pembangunan Masjid Babussalam ini disampaikan dengan harapan semoga terwujudnya Masjid Babussalam ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Alloh SWT bagi umat Islam, khususnya masyarakat sekitar

Peran dan partisipasi dari semua pihak sangat di harapkan agar rencana dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar. Akhirnya, semoga amal ibadah kita dapat diterima Alloh SWT. Amien.

Lampiran-Lampiran

KEPANITIAAN
PEMBANGUNAN MASJID AL-HIDAYAH

Jl. Bambon Raya RT.02 RW.04 Beji Depok

Pelindung
  • Bpk xxxxxxx
  • Ibu xxxxxxxx
Pengarah
  • Bpk xxxxxxx
  • Ibu xxxxxxxx
Ketua :
Wakil Ketua :
Sekretaris I :
Sekretaris II :
Bendahara I :

Seksi-Seksi:

1. Seksi Perencanaan dan Pembangunan
Koordinator :
Anggota :

2. Seksi Pendanaan
Koordinator :
Anggota :

3. Seksi Pengadaan dan Logistik
Koordinator :
Anggota :

4. Seksi Humas :
Koordinator :
Anggota :

4. Seksi Dokumentasi :
Koordinator :
Anggota :
Selengkapnya...